Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Obesitas Tak Hanya Soal Makan Berlebih: Lingkungan Obesogenik Jadi Kontributor Terbesar?

Redaksi by Redaksi
12 June 2025
in Kesehatan
A A
0
Created by: Annisa Fradillah/Canva

Created by: Annisa Fradillah/Canva

854
SHARES
1.2k
VIEWS

Obesitas kini bukan hanya sekadar soal pola makan tinggi kalori atau kebiasaan malas bergerak. Studi terbaru menunjukkan bahwa lingkungan tempat tinggal kita bisa memengaruhi berat badan. Bahkan diam-diam mendorong masyarakat menuju obesitas. Fenomena ini dikenal sebagai,”Lingkungan obesogenik” dan kini menjadi perhatian global.

Lebih dari 2,5 Miliar Orang Dewasa Mengalami Kelebihan Berat Badan

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa pada tahun 2022, sebanyak 2,5 miliar orang dewasa berusia 18 tahun ke atas mengalami kelebihan berat badan, termasuk 890 juta orang yang mengalami obesitas. Artinya 1 dari 8 orang di dunia menderita obesitas dan 43% dari total orang dewasa mengalami kelebihan berat badan (WHO, 2024). Angka ini melonjak drastis dibanding tahun 1990, ketika hanya 25% orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan. Perubahan gaya hidup dan pola makan memang berperan, tapi lingkungan obesogenik muncul sebagai faktor pendorong yang tidak kalah penting (WHO, 2024).

Lingkungan Yang Gampang Bikin Gemuk?

Lingkungan obesogenik adalah kondisi fisik dan sosial di sekitar individu yang memudahkan munculnya perilaku tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta minim aktivitas fisik.

Menurut WHO, lingkungan obesogenik berkaitan dengan:

1. Terbatasnya akses makanan sehat dan terjangkau.

2. Minimnya ruang publik yang aman dan nyaman untuk bergerak.

3. Tidak adanya regulasi yang membatasi pemasaran makanan tidak sehat.

Baca Juga

KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025
idAA/Stable

Holding RS BUMN Kantongi Rating idAA/Stable, Siap Pacu Strategi Keuangan dan Ekspansi Global

5 September 2025
Ledakan Bom Nuklir

Peran Fisika Nuklir dalam Dunia Kedokteran

19 July 2025

Hal ini sejalan dengan teori H.L. Blum, yang menyatakan bahwa 40% derajat kesehatan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, yang lebih besar dibandingkan faktor genetik (10%) maupun pelayanan kesehatan (20%).

Sebuah Penelitian Menemukan bahwa: Semakin Obesogenik, Semakin Gemuk.

Sebuah studi berskala besar dilakukan oleh (Meijer et al., 2024) di Belanda yang berjudul “The Association Of Obesogenic Environments With Weight Status, Blood Pressure, And Blood Lipids: A Cross-Sectional Pooled Analysis Across Five Cohorts” meneliti lebih dari 183 ribu orang dewasa dari lima kohort berbeda. Studi ini menggunakan OBCT Index, sebuah indeks yang mengukur obesogenisitas suatu lingkungan berdasarkan akses ke makanan sehat, walkability, driveability, dan fasilitas olahraga. Hasilnya:

1. Setiap peningkatan 10 poin skor lingkungan obesogenik berhubungan dengan kenaikan BMI sebesar 0,17 kg/m²

2. Risiko kelebihan berat badan naik 3% dan obesitas naik 4%

Lingkungan ini juga meningkatkan risiko hipertensi, meskipun tidak terlalu berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam darah. Faktor walkability dan driveability (kemudahan berjalan kaki vs penggunaan kendaraan) menjadi penentu paling kuat. Semakin tidak ramah pejalan kaki dan semakin dominan kendaraan, semakin tinggi pula risiko obesitas.

Ketimpangan Akses dan Keadilan Kesehatan

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa:

1. Di wilayah dengan status sosial ekonomi rendah, dampak obesogenik terhadap hipertensi lebih besar

2. Sedangkan untuk BMI dan obesitas, dampak lebih terasa di wilayah dengan status sosial ekonomi tinggi

Artinya, desain lingkungan kota yang tidak ramah kesehatan bukan hanya isu fisik, tapi juga isu keadilan sosial. Orang-orang di lingkungan tidak sehat punya lebih sedikit kesempatan untuk hidup sehat, baik dari segi infrastruktur, ekonomi, maupun regulasi.

Solusi: Intervensi Lingkungan untuk Cegah Obesitas

Jika akar masalahnya adalah lingkungan, maka solusinya pun harus sistemik:

1. Mendorong tata kota yang ramah pejalan kaki.

2. Menambah ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga.

3. Mengatur distribusi outlet makanan cepat saji.

4. Memberlakukan regulasi pemasaran makanan ultra-proses, khususnya di sekitar sekolah.

Obesitas adalah Masalah Kolektif, Bukan Sekadar Individual

Obesitas tidak lagi bisa ditanggulangi hanya dengan mengimbau setiap individu untuk “makan sehat” atau “rajin olahraga”. Tanpa lingkungan yang mendukung, nasihat itu hanya akan menjadi jargon belaka. Sekarang, saatnya kita melihat obesitas sebagai masalah struktural yang memerlukan intervensi berbasis lingkungan dan kebijakan publik yang berpihak pada kesehatan masyarakat. Jadi, pertanyaannya bukan lagi, “kenapa orang-orang susah untuk hidup sehat?”, Tapi justru: “Sudahkah lingkungan kita memberi ruang bagi setiap individu untuk hidup lebih sehat?”.

Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Leaderboard Satu Rumah
Previous Post

Mahasiswi UBSI Dewi Sartika B: Kegiatan Edukasi Menumbuhkan Sikap Empati, Solidaritas, dan Kepedulian Terhadap Sesama Pada Anak Sekolah Dasar

Next Post

Guru Ekstrakurikuler MTsN 6 Bantul Ikut Bahagia Menerima Daging Kurban dari Madrasah

Redaksi

Redaksi

Related Posts

KidySense

KidySense, Revolusi Deteksi Dini Gagal Ginjal Anak yang Ubah Paradigma Diagnosa Medis

5 October 2025
ihc

IHC Perkuat Sistem Tata Kelola Klinis Berbasis Etika Profesi, Pondasi Layanan Kesehatan yang Aman dan Bermartabat

5 September 2025
idAA/Stable

Holding RS BUMN Kantongi Rating idAA/Stable, Siap Pacu Strategi Keuangan dan Ekspansi Global

5 September 2025
Ledakan Bom Nuklir

Peran Fisika Nuklir dalam Dunia Kedokteran

19 July 2025
Next Post
WhatsApp Image 2025 06 12 at 12.53.05

Guru Ekstrakurikuler MTsN 6 Bantul Ikut Bahagia Menerima Daging Kurban dari Madrasah

WhatsApp Image 2025 06 12 at 11.41.32

MTsN 6 Terapkan Perilaku Ramah Lingkungan, Daging Kurban Dipaket dengan Daun Jati dan Besek

WhatsApp Image 2025 06 12 at 10.59.46

Hasil Daging Sapi Sohibul Kurban MTsN 6 Bantul Melebihi Perkiraan

WhatsApp Image 2025 06 12 at 10.44.12

"Program IBUKU MTsN 6 Bantul Latih siswa berkurban dan Pendidikan Karakter"

IMG 20250612 WA0098

Ketika Sikat Gigi Elektrik Membongkar Perselingkuhan: Refleksi Hubungan di Era Digital

Please login to join discussion
Square Media Wanita

Berita Utama

WhatsApp Image 2026 01 22 at 19.35.45 1
Berita Utama

Panen Kacang Panjang Jadi Bukti Pembinaan Nyata di Lapas Bandanaira

by Redaksi Lapas Bandanaira
23 January 2026
0

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian produktif....

Read moreDetails
WhatsApp Image 2026 01 12 at 14.19.12 1 768x512 1

Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi

20 January 2026
PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

PLN Terus Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat

29 December 2025
Lapas Bengkulu, Pembinaan Rohani, Penyuluh Agama, Warga Binaan, Masjid An-Nur, Kemenag Bengkulu, Mengaji Iqro, Tausiyah, Pembinaan Kepribadian, Bakti pada Orang Tua

WBP Dalami Iqro dan Al-Qur’an dalam Pembinaan Rohani Rutin Lapas Bengkulu

9 December 2025
Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

Pascabencana Banjir Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100%

7 December 2025
Rumah Prabu Half Page

Berita Terkait

Lapas Bengkulu, Satopspatnal, Kepatuhan Internal, Ditjenpas, Pemasyarakatan, Reformasi Birokrasi, Pengawasan Internal, ASN, Integritas

Perkuat Integritas, Tim Satopspatnal Lapas Bengkulu Ikuti Sosialisasi Kepatuhan Internal Ditjenpas

10 April 2026
5f9f0507 385e 4086 80aa 1d103feefcee

Rutan Bengkulu Laksanakan Perayaan Hari Paskah bagi Warga Binaan, Wujudkan Pembinaan Kerohanian yang Humanis

10 April 2026
Komisi XIII DPR RI

Karutan Bengkulu Sambut dan Dampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI di Bengkulu

10 April 2026
a4b65ce9 7c77 4d62 be30 1ea77b17fd54

Rutan Bengkulu Laksanakan Pembinaan Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik, Dorong Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

10 April 2026
Komisi XIII DPR RI

Karutan Bengkulu Hadiri Jamuan Makan Malam Bersama Komisi XIII DPR RI

10 April 2026
WhatsApp Image 2026 04 10 at 11.31.47

LPP Bengkulu Gelar Kegiatan One Day One Prison’s

10 April 2026
Pelataran

Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

Follow Us

Pelataran.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@pelataran.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

Penting!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Pemberitahuan!

Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Iklan Banner Ucapan Selamat

Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

Iklan MC DSA Square
  • Privacy Policy
  • Panduan Komunitas Pelataran
  • Syarat dan Ketentuan Pelataran
  • Disclaimer
  • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
  • Contact Us

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Account
    • Logout
  • Login
  • Sign Up

© 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita